Cara Merawat dan Melindungi Partisi Hardisk - InpuTekno

Cara Merawat dan Melindungi Partisi Hardisk

Cara-Merawat-dan-Melindungi-Partisi-Hardisk
Ilustrasi
Cara Merawat dan Melindungi Partisi Hardisk - Secara umum, istilah hardisk dikenal sebagai media penyimpanan pada komputer ataupun laptop. Jika dilihat dari namanya, (Hardisk = Hard + Disk) Hard = keras dan Disk = piringan, hardisk ini berbentuk piringan (bulat) keras yang bernama platter yang sangat sensitif. Oleh karena itu hardisk selalu dilindungi oleh logam pada lempengan hardisk (bentuk fisik yang biasa kamu lihat) agar tidak tekontaminasi oleh debu ataupun partikel lain.

Sebagai media penyimpanan hardisk malah memiliki resiko yang sangat fatal dibandingkan dengan komponen komputer lain. Banyangkan jika data penting hasil pekerjaan Anda selama bertahun-tahun hilang begitu saja karena hardisk sudah tidak berfungsi lagi.

Oleh karena itu, perawatan dan perlindungan kesehatan hardisk sangatlah penting dilakukan agar hardisk selalu dalam keadaan optimal. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kinerja dari komputer itu sendiri.

Cara Merawat dan Melindungi Partisi Hardisk


Cukup sederhana sebenarnya untuk merawat hardisk agar selalu sehat dan mampu memberikan kinerja yang baik yang tentunya juga sangat berkaitan pula dengan software ( sistem operasi dan program aplikasi ) yang digunakan.

Sudahkah kamu "care" dengan hardisk komputermu? Cek dan lakukan beberapa tips perawatan hardisk yang akan saya berikan berikut ini.

Biasakan Shutdown


Matikan komputer ataupun laptop secara prosedur, yaitu menjalankan Shutdown atau Trun Off. Hindari mematikan komputer secara langsung, yaitu mencabut arus listrik pada komputer yang aktif. Hal ini akan membuat hardisk jebol. Ini juga berlaku untuk laptop, jika baterai laptop sudah tidak memadai untuk digunakan segeralah shutdown agar laptop tidak mati secara langsung.

Baca Juga: Cara mematikan komputer atau laptop dengan benar

Periksa arus listrik


Pastikan kondisi listik berada dalam keadaan stabil. Jika listrik tidak stabil, tegangan "naik-turun", dan sering "mato-menyambung" yang secara otomatis membuat komputer mati secara tiba-tiba, segeralah lengkapi komputer dengan stavolt (Stabilizer voltase) atau yang lebih baik lagi dengan UPS (Uninterruptible Power Supplu).

Ada baiknya Anda melengkapi komputer dengan UPS. Dengan baterainya, UPS mampu menjalankan komputer antara 10 hingga 60 menit setelah listrik padam, tergantung beban yang ditanggungnya. Waktu tersebut cukup untuk menyimpan pekerjaan sekaligus men-Shutdown komputer secara prosedur demi keselamatan hardisk.

Tidak haya cara diatas untuk melakukan perawatan hardisk, ada juga beberapa tips dalam merawat hardisk secara fisik maupun secara digital menggunakan program khusus agar hardisk tetap sehat.

Posting Komentar

0 Komentar